This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Agustus 2014

Alumni Pesantren Kilat Mata Air Jepara menggelar kegiatan University Expo

Jepara - Dalam rangka meningkatkan minat peserta didik di kabupaten Jepara untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (PT), Alumni Pesantren Kilat Mata Air Jepara menggelar kegiatan University Expo (Uniex), bertempat di Gedung Wanita Jepara, Jumat-Ahad (7-9/2). Siti Rahayu, ketua kegiatan menuturkan kegiatan telah digelar dua kali. 

“Melihat antusiasme masyarakat Jepara setahun lalu, tahun ini pun kami juga menggelar kegiatan serupa,” tuturnya.

Kegiatan bertema “Mengabdi Berkarya untuk Indonesia” diisi PTN maupun PTS. “Meskipun tidak semua PT turut andil, namun setidaknya PT yang ada telah mewakili semuanya,” kata Rahayu.

Ia menerangkan selain pameran PT kegiatan juga diisi Seminar Pendidikan, Try Out bersama SBMPTN, lomba Futsal, lomba Karikatur, lomba Poster, lomba Geguritan dan Stand Up Comedy. “Pada umumnya kegiatan ini untuk meningkatkan prestasi pendidikan yang ada di Jepara,” terangnya.

Adib Khoiruzzaman, manajer Mata Air Jepara  memaparkan kegiatan bertujuan untuk memberikan sosialisasi PTN-PTS kepada siswa SMA sederajat se-kabupaten Jepara. Ia menilai sosialisasi yang dilakukan selama ini belum menyeluruh. Sekolah di pinggiran, sambungnya, jarang disentuh. Padahal mereka juga memiliki potensi meski dalam hal pendanaan memang kurang.

Adib menyampaikan, University Expo merupakan agenda untuk memberikan informasi PTN-PTS kepada siswa SMA. Harapannya kegiatan bermanfaat untuk mereka yang hendak meneruskan jenjang ke pendidikan yang lebih tinggi.

Di Jepara, terang Adib Mata Air sudah berjalan 3 tahun. Komunitas Mata Air Foundation dalam setiap tahun mengadakan Pesantren Kilat (Sanlat) sebagai bekal untuk kuliah. Saat Sanlat santri dibina materi persiapan masuk ke PT. Materi lain yang tidak kalah penting adalah materi keagamaan dan kebangsaan.

“Alumni Pesantren Kilat Mata Air Jepara selain kami siapkan untuk dapat masuk ke PTN juga kami pacu untuk berwirausaha dan mempunyai jiwa kepemimpinan,” tegasnya.
H Subroto, Wakil Bupati Jepara dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut perlu dijadikan sebagai agenda wajib untuk meningkatkan taraf pendidikan di kabupaten Jepara. “Sosialisasi PT perlu diadakan agar pelejar di Jepara semakin tinggi minat kuliahnya,” ungkapnya.

Subroto berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat semakin sadar untuk menempuh pendidikan hingga PT. (Rif’ul Mazid Maulana/ qim)

Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan Pesantren Kilat

Jepara - Mata Air Cabang Jepara dalam rangka menyongsong Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri  (SBMPTN) menyelenggarakan Pesantren Kilat (Sanlat) Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN). Seleksi BPUN akan dilaksanakan di kampus Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Ahad (20/4). 

Manajer Mata Air Cabang Jepara H Adib Khoiruzzaman mengatakan, seleksi yang tahun ini keempat kali dilaksanakan. Seperti tahun sebelumnya, sebut Gus Adib, peserta yang akan lolos seleksi sebanyak 60 peserta; 30 IPA dan 30 IPS. 

“Puluhan santri akan kami asramakan di pesantren Walisongo Pecangaan. Selama sebulan akhir April-Mei mereka memperoleh gemblengan sesuai bidang IPA/ IPS, Test Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar (TKD), Kepemimpinan dan Keberagaman yang ramah,” katanya. 

Ia menambahkan, selama mondok peserta tidak dipungut biaya. Saat tes SBMPTN lanjutnya pihak Mata Air memfasilitasi peserta dengan mengantarkan ke lokasi test. “Di sana mereka kami tempatkan di pesantren juga didampingi alumni Sanlat,” tambah Adib. 

Koordinator pelaksana, Ardana Himawan mengatakan, persyaratan mengikuti seleksi; siswa MA sederajat kelas XII, mengisi blangko formulir, menyerahkan pas foto 3 x 4 = 3 lembar, menyertakan foto copy raport mencakup data diri dan nilai—semester 3 – 5 untuk lulusan MA/ SMA, semester 1 – 5 untuk lulusan SMK. Biaya pendaftaran Rp.10.000. 

Batas pendaftaran terakhir Sabtu 19 April 2014. Pendaftaran bisa dilakukan di Bimbel Mata Air Jepara, Jalan Raya Senenan-Jepara km.04 (Warung Pakel) atau SMK Walisongo Pecangaan, Jalan Kauman No.01 Pecangaan Jepara. (Syaiful Mustaqim)

Sumber : NU Online

Mata Air Jepara Gelar University Expo

Jepara-Komunitas Mata Air Jepara yang berada dibawah naungan Mata Air Foundation pimpinan KH A. Mustofa Bisri mengadakan University Expo 2013, Jum’at-Sabtu (1-2/2) di gedung Serba Guna Jepara. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari diisi dengan beberapa agenda diantaranya sosialisasi PTN-PTS, lomba baca puisi, poster, dan sesorah atau lomba pidato bahasa Jawa.

Ketua Panitia Ahmad Widyatmoko mengatakan, kegiatan bertujuan untuk memberikan sosialisasi PTN-PTS kepada siswa SMA sederajat se-kabupaten Jepara. Ia menilai sosialisasi yang dilakukan selama ini belum menyeluruh. Sekolah di pinggiran, sambungnya, jarang disentuh. Padahal mereka juga memiliki potensi meski dalam hal pendanaan memang kurang. 

Manajer Mata Air Jepara, Adib Khoiruz Zaman menyampaikan, University Expo merupakan agenda untuk memberikan informasi PTN-PTS kepada siswa SMA. Harapannya kegiatan bermanfaat untuk mereka yang hendak meneruskan jenjang ke pendidikan yang lebih tinggi. 

Di Jepara, terang Adib Mata Air sudah berjalan 2 tahun. Komunitas Mata Air Foundation dalam setiap tahun mengadakan Pesantren Kilat (Sanlat) sebagai bekal untuk kuliah. Saat Sanlat santri dibina materi persiapan masuk ke PT. Materi lain yang tidak kalah penting adalah materi keagamaan dan kebangsaan. 

“Materi keagamaan dan kebangsaan penting kami sampaikan agar mereka terhindar dari gerakan anti NKRI. Kami tidak ingin mereka melawan NKRI tetapi mereka adalah penerus yang menyatukan bangsa ini,” imbuhnya.  

H Subroto Wakil Bupati Jepara dalam sambutannya mewakili Bupati Jepara mengungkapkan melalui kegiatan tersebut pihaknya berharap masyarakat semakin sadar membiayai anak-anaknya hingga PT. Karena lulusan PT di Jepara menurutnya masih minim yakni 0.7% lulus D1, 0.58% lulus D3 dan 2.5% lulus D4/S1. (Syaiful Mustaqim)

Sumber : NU Online