Pages

Minggu, 24 Agustus 2014

Pramuka Bentuk Siswa Mandiri dan Berkarakter

Gerakan Pramuka dapat mendidik kaum muda Indonesia dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan pelaksanaannya diserasikan dengan keadaan, perkembangan bangsa, dan masyarakat Indonesia supaya menjadi manusia yang lebih baik, cinta tanah air, mandiri, dan berkarakter.
Koordinator tim pembina pramuka prakondisi mahasiswa SM3T Universitas Negeri Semarang (Unnes) Drs Tijan MSi mengatakan itu disela-sela saat memberi materi kepramukaan mahasiswa SM3T, Rabu (20/8) di Graha Sinode Salatiga.

Oleh karena itu, kata Tijan di dalam kurikulum 2013 pramuka pelaksanaannya dijadikan ektrakurikuler wajib. Dalam rangka itu seorang guru wajib untuk bisa mendidik anak-anak pramuka di sekolah tempatnya mengajar.

Menurut Tijan, mahasiswa prakondisi program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) ini sangat perlu diberikan bekal kepramukaan supaya nanti bisa menyesuaikan diri di lapangan membina pramuka dan mengatualisasikan mata pelajaran mereka di dalam kepramukaan ketika terjun di daerah pengabdian.

Tijan berharap, kedepan pramuka menjadi pendidikan generasi muda indonesia yang utama yakni mendidik karakter warga negara yang baik, melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka sebagai bentuk pengembangan diri, dapat membantu menanamkan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam diri peserta didik, katanya.

0 komentar:

Posting Komentar